Rabu, 19 Desember 2012

Biaya Produksi Anime

LO LO Semua pasti suka nonton anime Voltus, Jeeg, Dragon Ball, Doraemon, One Piece, dll
Yang menjadi tanda tanya bagi gue saat ini adalah berapa sih bujet,modal atau apalah, yang dibutuhkan untuk membuat 1 episode anime. Oke sebelum membahas biaya produksi kita samakan persepsi dulu apa sih yang dimaksud anime.

Anime (アニメ) (baca: a-ni-me, bukan a-nim) menurut wikipedia adalah animasi khas Jepang, yang biasanya dicirikan melalui gambar-gambar berwarna-warni yang menampilkan tokoh-tokoh dalam berbagai macam lokasi dan cerita, yang ditujukan pada beragam jenis penonton. Anime dipengaruhi gaya gambar manga, komik khas Jepang. (Sumber: Wikipedia)

Meskipun industri animasi AS dan Eropa sudah mengadopsi teknologi 3D bukan berarti anime yang masih menggunakan teknologi animasi 2D ditinggalkan penontonnya. Justru pendapat gue anime tetaplah animasi 2D.

Dari hasil selancar di dunia maya, biaya produksi anime adalah 11 juta yen/episodeatau Rp 1,32 milyar/episode (1 yen = Rp 120 - Kurs per 03/06/2012) dan untuk 1 season - 12 episode menghabiskan biaya Rp 15,84 milyar . (Sumber: Anime ). Biaya produksi ini terdiri dari (udeh gue kaliin dengan kurs yen per 3/6/2012):
  1. Original work - 50,000 yen ($660) - Rp 6 jt
  2. Script - 200,000 yen ($2,640) - Rp 24 jt
  3. Direction - 500,000 yen ($6,600) - Rp 60 jt
  4. Production - 2 million yen ($26,402) - Rp 240 jt
  5. Animation Supervision - 250,000 yen ($3,300) - Rp 30 jt
  6. Original Art - 1.5 million yen ($19,801) - Rp 180 jt
  7. Animation - 1.1 million yen ($14,521) - Rp 132 jt
  8. Post-production - 1.2 million yen ($15,841) - Rp 144 jt
  9. Art (backgrounds) - 1.2 million yen ($15,841) - Rp 144 jt
  10. Photography - 700,000 yen ($9,240) - Rp 84 jt
  11. Sound - 1.2 million yen ($15,841) - Rp 144 jt
  12. Materials - 400,000 yen ($5,280) - Rp 48 jt
  13. Editing - 200,000 yen ($2,640) - Rp 24 jt
  14. Printing - 500,000 yen ($6,600) - Rp 60 jt
Satu episode anime rata-rata terdiri dari 25 menit atau sekitar 37.500 frames. Jika biaya produksi anime adalah Rp 1,3 Milyar/episode, maka biaya produksi anime per menit adalah Rp 52,8 juta/menit atau Rp 35.200 per frame.

Berikut ini daftar biaya produksi anime per episode (Sumber: Anime ):
  1. 1962 - Astroboy: Rp 252 juta/eps
  2. 1982 - Macross: Rp 660 juta/eps
  3. 1995 - Evangelion: Rp 750 juta/eps
  4. 2000 - ZOIDS: Rp 1,09 milyar/eps
  5. 2002 - Gundam SEED: Rp 3 milyar/eps
  6. 2004 - Gimdam SEED Destiny: 3,96 milyar/eps
  7. 2007 - Gurenn Lagann: Rp 1,3 milyar/eps
Oke, gue bandingin ama biaya produksi animasi barat:
  1. 1987 - Ducktales: Rp 5,2 milyar/eps
  2. 1999 - Spongebob Squarepants: Rp 6,7 milyar/eps
  3. 1999 - Futurama: Rp 12 milyar/eps
  4. 2005 - Avatar: The last airbender: Rp 13,2 milyar/eps
WOOW..... specaheles buat Anime ga semudah dan ga semurah yang gue bayangin


Jadi bisa kejawabkan kenape animasi di Indonesia cukup berat untuk bisa "Go International". Dan terjawab pula kenapa banyak animator lokal akhirnya lebih memilih berkarir di luar negeri. Gue yakin para animator Indonesia yang berada di ILM, Weta, dll. bakal pulang ke tanah air, jika ada investor Indonesia berani pasang investasi senilai di atas.

di Situs Jejaring Sosial gue dapet informasi dari salah satu narasumber bahwa total biaya produksi anime 2/3 adalah dibiayai oleh pemerintah Jepang. 
[Question] Mengapa pemerintah Jepang bersedia membiayai industri animasinya???
Animasi adalah transfer budaya, pemikiran, pengetahuan dan banyak hal.... Bayangkan cara pandang kite semua terhadap Jepang jika mereka sama sekali tidak membuat anime? Apakah cara kite semua memandang bangsa Jepang tetap sama?
Lalu apa yang bisa kite perbuat agar animasi Indonesia bisa Go Internasional?
Mari kita pikirkan . . . . tut... tut... maaf pulsa anda tidak cukup , silahkan mengisi ulang pulsa anda . . .

Proses Pembuatan Anime

 Anime adalah animasi khas Jepang, yang biasanya dicirikan melalui gambar-gambar berwarna-warni yang menampilkan tokoh-tokoh dalam berbagai macam lokasi dan cerita, yang ditujukan pada beragam jenis penonton. Anime dipengaruhi gaya gambar manga, komik khas Jepang.

Kata anime tampil dalam bentuk tulisan dalam tiga karakter katakana a, ni, me (アニメ yang merupakan bahasa serapan dari bahasa Inggris "Animation" dan diucapkan sebagai "Anime-shon".



Berikut proses pembuatan anime :

1.Planning


 
 Saat memulai proses pembuatan animasi, perencanaan menjadi unsur penting. Bentuk animasi seperti apa

2.Scenario


 Setelah perencanaan matang dibuat, maka selanjutnya membuat scenario. Dari sini cerita dibuat dan dikembangkan . Detail karakter juga dijelaskan.

3.Storyboard


 
   
Skenario adalah bentuk cerita tertulis sehingga perlu divisualisasikan dalam bentuk gambar, agar tim produksi mengerti sepenuhnya detail cerita dan karakter yang akan dibuat. Disinilah peran story board diperlukan .
Dalam story boar ini dijelaskan bagaimana karakter tersebut bergerak dalam setiap adegan. Lalu diperhitungkan pula sudut penempatan kamera , cahaya, bayangan, dan manajemen waktu. Story board harus selesai sepenuhnya, karena menjadi dasar dalam rapat antara bagian produksi dan bagian gambar.


4.Menggambar


 
 Tahap ini biasanya terbagi menjadi tiga bagian yaitu pembuatan lay out, gambar-gambar kunci dan animasi in-between.
Dalam proses lay out , orang yang bertanggung jawab membuatnya akan banyak memikirkan bagaimana alur gerakan karakter dalam setiap adeganatau detail latar dan masih banyak hal yang lain terkait proses perfilman .
Setelah itu , mulai dibuat gambar-gambar kunci. Orang yang bertanggung jawab dalam tahap ini harus menentukan pada titik-titik mana saja pergerakan karakterterjadi. Proses ini kemudian dilanjutkan dengan gambar in-between yang mengisi gambar kunci tersebut. Hasilnya, gambar itu sepenuhnya bergerak.
 


5.mewarnai


 


 
Dulu proses pewarnaan menggunakan cat dan kuas di atas sel-sel yang disiapkan. Tapi sekarang, karena gambar di scan dalam computer , pewarnaan bisa dilakukan dengan cara digital. Pewarnaan ini penting untuk memberikan nuansa dan efek pada animasi tersebut.


6.Filmisasi
  


Tahap ini menyatukan dan merekam seluruh gambar yang sudah disiapkan. Pada proses ini gambar-gambar itu bergerak dan ditambahkan visual efek jika diperlukan. Dulu, animasi tercipta dari hasil memotret franme satu ke frame yang lain. Tapi sekarang sudah menggunakan computer.
Tahap selanjutnya setelah animasi itu menjadi film utuh adalah pengisian suara . Pengisian suara untuk setiap karakternya mulai dimasukkan. Begitu juga efek suara yang lain.

Facebook Twitter Yahoo! favourite Myspace Digg Stumbleupon Delicious>

 
Powered by Blogger